1001 Makanan Khas Jogja Legendaris, Eksotis dan Harus Dicoba

Makanan khas Jogja  berasal dari tradisi ratusan tahun. Mengunjungi kota ini selain menikmati pantai, gunung dan peninggalan-peninggalan kuno atau berbelanja di Malioboro dan Pasar Beringharjo tentu tidak lengkap jika belum mencoba kuliner yang menjadi ciri khas kota Yogyakarta.

Sebagai sebuah kota kuno yang telah berusia lebih dari 300 tahun tentu banyak tradisi-tradisi kuno yang telah menjadi ciri khas kota ini termasuk kulinernya. Inilah beberapa makanan khas jogja yang wajib dicoba untuk membuktikan bahwa Anda pernah berkunjung ke kota ini.

1. Gudeg


Gudeg adalah makanan khas jogja. jadi tidak heran jika kota ini dikenal juga sebagai kota gudeg.

Gudeg ada tiga jenis yaitu Gudeg Basah, Gudeg Manggar dan Gudeg Kering. Para wisatataman atau traveller yang ingin membawa gudeg sebagai oleh-oleh, anda bisa membeli Gudeg Kering, karena gudeg kering bisa bertahan lama. Untuk bisa menikmati makanan khas Jogja yang satu ini anda tidak perlu bingung, karena cabang penjual Gudeg di Jogja ini sangatlah banyak.

Beberapa rekomendasi gudeg Jogja yang terkenal yaitu Gudeg Permata, Gudeg Pawon, Gudeg Yu Djum, Gudeg Tugu, dan Sego Gudeg Nggeneng Mbah Marto. Harga gudeg tersebut berkisar dari Rp7.000,- hingga Rp25.000,-

2. Bakpia


Bakpia terbuat dari campuran kacang hijau dan gula yang dibalut dengan kulit, dan terbuat dari tepung kemudian dipangggang nikmat di mulut. Tekstur kue yang krispi di luar dan lembut di dalam ini akan memanjakan selera anda.

Pada waktu yang lalu bakpia yang terkenal di Jogja yang biasa dicari adalah bakpia patuk maka kadang-kadang banyak orang sering menyebut bapkia dengan bakpia patuk. Saat ini sentra produksi bakpia bukan saja dari patuk tapi sudah menyebar dimana-mana.

Selain sentra produksi yang beragam, perkembangan bakpia patuk juga mengikuti perkembangan jaman dimana para pecinta makanan menginginkan tapping atau isi yang beragam, seperti durian, cokelat, keju dan masih banyak lagi. Hal ini tentu menyenangkan bagi para pembeli karena bisa memilih isi sesuai selera.

3. Yangko


Yangko merupakan makanan atau jajanan khas Yogyakarta. Makanan ini dijual di berbagai toko oleh-oleh dengan harga yang bervariasi. Yangko memiliki bentuk yang khas dan belum berubah sejak pertama kali dibuat, yaitu kotak dengan tekstur yang lembut dan kenyal. Rasanya manis dan sedikit gurih, karena terdapat taburan tepung khas yang selalu melekat menjadi ciri khas kue Yangko ini.

Jajanan pasar makanan khas jogja ini dengan mudah dijumpai di pasar beringharjo.

4. Cenil Jogja

Cenil telah menjadi makanan khas Pulau Jawa. Karena di beberapa daerah yang ada di pulau tersebut memiliki olahan khas dari tepung ini. Namun, tentunya cenil yang ada di Jawa Tengah dan di Jawa Timur berbeda, baik dari jenis bumbu maupun cita rasa dan teksturnya. Cenil Joja tentu memiliki ciri khas sendiri yang berbeda dari cenil dari daerah lain di pulau jawa.

5. Geplak


Kue geplak merupakan salah satu jenis kue tradisional yang berasal dari Kota Yogyakarta. Kue ini terbuat dari adonan kelapa parut, tepung, dan gula yang kemudian diolah sehingga menghasilkan makanan yang manis dan enak. Kue geplak berbentuk bulat-bulat kecil dan tampilan yang begitu warna-warni, sehingga dapat membuat orang penasaran dan tertarik untuk mencicipi makanan ini.

6. Gatot Gunungkidul

Gatot ini merupakan makanan khas gunung kidul yang terbuat dari gaplek atau sejenis singkong yang dikeringkan sama halnya dengan makanan tiwul. Singkong yang telah dikupas kemudian dibersihkan lalu dijemur bertujuan untuk pengeringan sehingga menjadi gaplek. Namun untuk membuat gatot yang istimewa, gaplek yang digunakan harus yang berkualitas baik.

7. Nasi Tiwul Gunung Kidul


Nasi Tiwul Gunung kidul ini Terbuat dari tepung gaplek yaitu singkong yang telah dikeringkan. Nasi Tiwul merupakan makanan khas dari Gunung kidul yang dulunya menjadi makanan pokok masyarakat di Gunungkidul. Makanan yang dahulu sempat di identikan dengan sebuah potret kemiskinan di daerah ini, Namun sekarang mampu menembus batas gengsi seseorang. Nasi Tiwul bukan lagi sekedar makanan pengganti makanan pokok nasi, namun sudah menjadi kuliner yang banyak dicari saat berada di Gunung Kidul.

8. Jadah Tempe


Jadah tempe adalah makanan olahan dari ketan dengan campuran kelapa nan gurih dan dimakan dengan tempe bacem. Jadah tempe merupakan makanan khas di daerah Kaliurang, Sleman.

Jadah tempe yang terkenal dari Kaliurang adalah Jadah Tempe Mbah Jarik. Namun jika kamu ingin menyicipi jadah tempe lainnya, kamu bisa menemukannya di sekitar daerah Kaliurang. Jadah tempe dijual dengan harga kisaran Rp10.000,- hingga Rp30.000,-.

Makanan yang lagi kekinian atau makanan yang menjadi harapan para penggemar kuliner yang sedang berkunjung ke jogja adalah oseng-oseng merjon.

9. Oseng-Oseng Mercon


Mendengar namanya saja mungkin sudah terbayang rasa pedas level tinggi dari kuliner yang satu ini.  Bisa dikatakan oseng mercon ini termasuk ke dalam menu makanan spesial bagi pecinta kuliner pedas. Oseng-oseng mercon terdiri dari kikil, daging, gajih, kulit dan tulang muda yang dimasak dengan cabe rawit yang melimpah. Kuliber ini ternyata menjadi makanan favorit bagi mahasiswa di Jogja di saat tanggal tua, maklum harganya masih bersahabat dengan kantong anak kost.

10. Jejamuran

by Instagram @rinneluissa

Jejamuran adalah nama sebuah resto di Jogja yang menyediakan kuliner berbahan jamur dengan berbagai variasinya. Resto ini terintegrasi dengan perkebunan jamur dan konsultan budidaya jamur. Semua jamur yang disediakan sudah layak santap dan tidak berbahaya.

Lokasi Jejamuran Resto? Silahkan datang ke Niron, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta untuk mencicipi wisata kuliner Jogja serba jamur ini.

11. Mangut Lele

Mangut lele adalah masakan lele yang diolah dengan cara khusus sehingga rasanya menggugah selera. lele yang dimasak dengan cara diasapi dengan kayu bakar dan dicampur dengan santan serta cabai. Warna merah yang menggiurkan ditambah butiran petai tentunya akan mengobati rasa lapar anda.

Lokasinya berada disebuah warung yang berada di Jalan Parangtrirtis KM 6,5 belakang kampus ISI Yogyakarta. Disini anda dapat menikmati seporsi mangut lele dengan cita rasa yang khas.

12. Sate Klatak

Mengapa diberi nama sate klatak,kisahnya beragam versi. Setiap penjual memiliki ceritanya masing masing mengapa sate ini diberi nama sate klatak. Sate klatak ini tidak diberi bumbu ketika dibakar hanya diberi sedikit garam dan makannya biasanya menggunakan sejenis kuah gule.

Ada yang bilang karena saat sate dibakar, keluar bebunyian klatak… klatak. Kenapa bunyinya klatak klatak? Katanya dari bumbu garam yang sebelumnya telah dilumuri di daging kambing, ada juga yang bilang klatakklatak itu karena sate ini menggunakan jeruji sepeda.

Penjual Sate Klatak khas Jogja yang populer berada di jalan Imogiri Timur, tepatnya sekitar pasar Jejeran. Sedangkan yang berada di dalam pasar jejeran khusus menjual pada malam hari setelah pasar tutup.

13. Kopi Joss

Kopi joss adalah kopi hitam yang diseduh dengan air mendidih, dicampur gula, dan ditambah arang panas. Ketika arang dicelupkan ke dalam kopi, akan terdengar suara yang berbunyi “josss”. Kopi joss dipercaya menghilangkan sakit perut seperti kembung dan mules.

Kopi joss yang terkenal di Jogja adalah kopi joss di Angkringan Lik Man, terletak di bagian utara Stasiun Tugu. Beberapa rekomendasi kopi joss ada di sekitaran Stasiun Tugu. Harga kopi joss berkisar antara Rp3.000,- hingga Rp5.000,-.

Demikianlah beberapa minuman dan makanan khas jogja yang wajib dicoba bagi para wisatawan yang ingin menikmati kuliner di kota pendidikan dan budaya ini.

It's only fair to share...Share on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Komentar Anda